Kampung Setu Babakan
12.29.2020

Ingin mengetahui lebih jelas mengenai sejarah dan juga kebudayaan Betawi? Ada satu tempat lagi yang bisa dikunjungi. Tempat tersebut merupakan salah satu cagar budaya Betawi yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Kampung Setu Babakan, adalah cagar budaya Betawi yang terletak di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Menyusuri jejak sejarah Betawi dengan mengunjungi Kawasan Setu Babakan, di tempat ini masih bisa ditemukan beragam kebudayaan Betawi yang meliputi kesenian, adat istiadat, kuliner, hingga arsitekturnya. Mengunjungi museum yang ada di Setu Babakan, Kawasan Setu Babakan seluas 289 hektare ini terbagi ke dalam beberapa zona. Berkeliling ke Danau Setu Babakan, sejarah mengenai Setu Babakan, namanya berasal dari kata Setu yang berarti ‘Danau’, Setu Babakan sendiri merupakan sebuah danau buatan.

Zona ini sebagian merupakan hasil sumbangsih masyarakat setempat. Tak hanya rumah dan tanah namun juga barang yang disumbangkan yang sebenarnya biasa ditemukan di rumah. Misalnya kampak, tempat nasi, centong, dan tempayan. Namun berhubung karena punya neneknya, buyutnya, kakeknya, semua itu mereka bawa ke sini dan punya cerita. Itulah yang ditampilkan di sini sebagai museum etnografi.

Di zona ini setiap pekan juga ada beberapa kegiatan kesenian betawi seperti qasidah, marawis, gambang kromong, hadrah, silat dan semua kesenian Betawi. Selain itu, di sini juga ada beberapa bangunan khas masyarakat Betawi yang masih dipertahankan hingga saat ini

Di tempat ini juga bisa ditemukan ampiteater dan rumah adat yang menjadi tempat pagelaran seni dan kebudayaan Betawi. Tak hanya itu, ada beberapa area workshop untuk memperkenalkan sejarah Betawi.

Kurang lebih 12 area workshop. Dari mulai pembuatan dodol betawi, ondel-ondel, batik, hingga bisa melihat rumah batiknya seperti apa dan akan digarap untuk menjadi replika kampung Betawi mulai dari Betawi tengah, Betawi pinggiran, hingga Betawi pesisir.

Rencana pengembangan zona selanjutnya, akan dibuat sekolah kebudayaan betawi. Jadi akan melahirkan anak-anak yang pandai menari, diharapkan kemudian bisa jadi guru menari yang pandai membuat produk-produk tarian dan juga ada jurusan karawitan dan seni pertunjukan. Disebut zona embrio, cikal bakal perkampungan betawi.

Melihat berbagai macam koleksi mulai dari pakaian adat betawi, benda-benda bersejarah, hingga sejarah mengenai kuliner Betawi yang fenomenal seperti kerak telor hingga bir pletok. Di sini juga bisa ditemukan ondel-ondel yang menjadi ikon Betawi dan kota Jakarta.

Sumber:

http://www.setubabakanbetawi.com/

Setu Babakan, Benteng Terakhir Budaya Betawi di Tanah Betawi